Dan secangkir teh hangat, masih menyisahkan kehangatan di pagi hari. …..



menurut elu apa kah hal terindah dalam hidup ini ? menikmati secangkir teh dipagi hari sambil baca koran ? atau duduk-duduk manis di depan teras sambil liat abg-abg berkeliaran ? yah kalau elu bilang begitu ya gak papa, bukan jadi masalah. Tapi menurut gw hal yang paling indah dalam hidup ini adalah kesalahan. What ? …. Ya sebuah kesalahan adalah hal terindah dalam hidup ini, kalau menurut gw. Hmmm… yah salah satunya lah. Gw koreksi lagi, soalnya ada banyak indah bukan hanya satu.

Apa yang indah dari sebuah kesalahan ? menurut gw, elu akan bisa memahami diri elu sendiri, ketika elu melakukan sebuah kesalahan, pertama. Kedua, elu bisa membuat diri elu lebih baik dari kesalahan itu. Sebagian besar orang mungkin merasa enggan atau males kalau dengar atau melakukan sebuah kesalahan. Menjadi ragu, dan takut untuk maju ke depan. Padahal jalan satu-satunya untuk pulang ke rumah ada di depan.

Bicara tentang sebuah kesalahan, apakah ada orang di dunia ini tidak melakukan kesalahan ? TIDAK ADA, elu belajar jalan ? apakah serta merta berdiri dan berjalan ? tentu tidak, pasti kalian melewati step terjatuh, dan itu bisa dinilai sebuah kesalahan kalau diibaratkan sebuah proces.
Anak-anak adalah mahluk yang paling indah, mereka tidak memikirkan apa-apa dan hanya maju kedepan. Melakukan sebuah kesalahan ? sudah pasti, mereka nikmati dan dari kesalahan itu mereka bisa menjadi sosok yang dewasa, dan bisa diandalkan.

Bisa dibayangkan, jika ada anak-anak yang dalam perkembangannya tidak diperbolehkan berbuat kesalahan, ya bisa jadi ketika dewasa akan berbeda, ya pikir aja sendiri bagaimana jadinya.
Entah apa karena sebuah gensi atau malu akan usia, remaja dan orang dewasa menjadi takut dan malu untuk melakukan kesalahan. But, remmember, kesalahan bukan untuk diulangi tapi kesalahan adalah untuk menjadi lebih baik. Jangan pikir gw bilang kesalahan adalah sebuah keindahan, lalu dengan sengaja melakukan kesalahan disana-sini.

Back to anak-anak, apakah mereka sengaja melakukan kesalahan ? gw bisa bilang tidak ? mereka terjatuh bukan karena disengaja, tapi itu adalah tahap agar bisa berjalan hingga berlari. Lantas dengan analogi seperti itu masih malu untuk melakukan proses yang mungkin bisa terjadi kesalahan ?
Lalu ada yang lebih indah dari kesalahan ?


Yah… pasti ada, hikmah dari kesalahan itu yang dapat kita ambil dan pelajari agar bisa jadi lebih baik. 

Setiap orang punya sudut pandang dan cara berfikir yang berbeda, nothing special. Bahkan saudara kembarpun yang setiap hari disamakan oleh kedua orang tuanya, mulai dari pakaian, sekolah, dan kebutuhan yang sama pasti punya cara berfikir yang berbeda, dan itu biasa saja. Yang special adalah untuk apa dia berfikir, untuk siapa sudut pandang yang ia lakukan, bukankah keberpihakan dalan sudut pandang membuat cara berfikir kita menjadi aneh ? 

Mau contoh…. ? aku ambil contoh yang paling dekat dari lingkungan, yah sebagai contoh gw ambil sample cara berfikir dan keberpihakan gw pada sesuatu. Ingat sebuah kisah seekor kancil dan buaya ? sebuah dongen jaman dulu yang selalu menjadi nyanyian ketika anak-anak mau tidur. Nah iya, dongen ini memberikan stigma bahwa kancil adalah mahluk yang cerdas, karena dia bisa menghindari mangsaan buaya. Dan karena kecerdikannya, kancil juga di juluki mahluk bijak. 

Dan ketika gw rubah keberpihakan gw kepada peran dari seeker buaya, gw bisa bilang bahwa kancil adalah mahluk yang sombong. Kenapa ? karena keberpihakannya pada si buaya. dan alasan mendasar karena kancil adalah mahluk sombong adalah karena kepandaiannya, membuat ia berfikir bahwa segala hal bisa diatasi dengan kepintaran, strategi. Bisa jadi, si kancil ini adalah mahluk individual yang tidak suka membaur. Just a simple, so keberpihakan kitalah yang membuat kita spesial.

Menurutmu, apa sih hal yang paling essensial dari sebuah komunikasi ? dongen dulu ketika masih playgroup mungkin agak heran, kenapa seekor kancil bisa berkomunikasi dengan buaya, padahal sudah jelas mereka dari mahluk yang berbeda ? jadi …… ? Kalau kalian bilang komunikasi adalah obrolan antara si a dengan si b atau si c. atau obrolan, atau apalah itu yang penting mereka ngomong satu sama lain.

Kenapa, kancil dan buaya seharusnya tidak bisa melakukan komunikasi, pertama karena mereka menggunakan bahasa yang berbeda, dan menurut gw bahasa adalah alat yang digunakan untuk melakukan sebuah komunikasi, dan syarat untuk terjadinya komunikasi adalah mennggunakan bahasa yang bisa dipahami oleh kedua belah pihak.

Jadi, hal yang menjadi essensial dari sebuah komunikasi adalah bukan bahasa, tapi bagaimana orang ( karena yang gw bicarain disini adalah komunikasi orang bukan binatang) saling memahami dengan menggunakan bahasa.

Kesalahan yang fatal yang orang lakukan ketika berkomunikasi adalah mereka berbahasa bukan untuk memahami maksud dan tujuan dari si pemberi informasi, tapi bagaimana mereka membalas atau ber argue dengan lawan komunikasi.

Kalau ada orang yang seperti saran gw adalah mending elu diem. Kalau memang mau menghabiskan energi silakan lanjutkan, tapi kalau memang merasa tidak ada artinya, sebaiknya ikuti saran gw.

Apa yang akan terjadi, jika ada mahluk yang melakukan komunikasi dan memahami makna dari komunikasi ? bisa gw bilang mereka akan saling percaya dan akan terjalin hubungan yang baik dengan lawan bicaranya.

Pernah kah kalian lihat bulan yang indah dimalan hari, entah kenapa kalian puja dan puji cahaya bulan yang menurut kalian itu begitu indah dilihat dikala gelap malam. Semua pujian tertuju padanya, seyogyanya ada matahari yang memberikan sebagian cahanyanya untuk sang bulan. Yah bulan yang kalian lihat indah itu adalah jasa dari sang matahari, pusat dari tata surya kita. Apakah sang mentari lantas, merasa iri pada sang rembulan, lantaran ia yang mendapatkan pujian dari para pencari keindahan ? tidak, tentu tidak. Sang mentari tetap memberikan cahayanya pada sang rembulan. Lalu ? lalu apa kita harus menjadi rakus untuk diakui semua orang ? apa kita harus menjadi orang yang serakah ? ya tentu bisa kalian pikirkan sendiri.

Teringat mentari, apa yang dilakukan sang mentari pada sang rembulan sehingga mereka bisa saling terhubung. Teori fisika klasik mengajarkan kita bahwa energi cahaya yang berasal dari sang mentari melewati ruang hampa dalam bentuk gelombang – gelombang. Gelombang tersebut merambat ke segala arah, hingga pada suatu ketika gelombang tersebut ditangkap oleh rembulan. Entah pesan yang disampaikan mentari sampai pada sang rembulan atau tidak, yang jelas sang rembulan menjadi pengganti sang mentari dikala sang mentari itu telah berlalu. Apakah sang rembulan memberikan energinya juga ? ya, dia memberikannya pada sekitarnya, bumi yang indah mendapatkan gelombang itu dikala malam hari.

Lalu kenapa gelombang dari bulan dan mentari tidak bertemu, logikanya mentari memberikan energi dan bulan pun sama. Karena sesungguhnya gelombang yang berasal dari bulan adalah gelombang yang berasal dari mentari. Tentunya gelombangnya tidak akan sampai. Mentari memang tak membutuhkan balasan dari sang rembulan, selagi gelombang dari rembulan sampai pada sang pencari keindahan malam, mentari kan selalu senang.

Apa itu adalah mimpi dari sang mentari ? entahlah, tidak ada yang tahu dari isi hati orang selain dirinya sendiri, bahkan sebagian orang tidak bisa memahami isi harinya sendiri. Mentaripun mungkin begitu.

Bicara soal gelombang, ada hal yang indah dari dua buah gelombang yang berbeda. Adalah pelangi, pelangi yang indah adalah hasil dari perpaduan gelombang yang berbeda, menjadi sepectrum warna yang indah. Ketika itu gelombang yang berbeda yang mempunyai fase yang sama akan membentuk specturm cahaya yang menyilaukan, dan ketika dia berbeda fase maka akan membentuk spectrum warna yang gelap. Gelombang tidak akan saling melupakan gelombang yang lainnya, seyogyanya semua gelombang mempunyai energi, dan energi itu akan memberikan keindahan bagi sekitarnya, like a sun like a moon.

Dan secangkir teh hangat, masih menyisahkan kehangatan di pagi hari.

8 November 2016.    


Secangkir teh hangat temani pagi nan dingin.
Burung-burung bernyani seakan menyambut pagi.
Banyak orang yang heran, kenapa burung begitu senang, lain dengan kebanyakan orang yang masih berselimut rindang.
Aah... pagi ini memang indah, sungguh merugi orang yang berselimut itu.

Secangkir teh hangat... harum.. lembut...dan menghangatkan.
Memabukan walau tanpa alkohol, menjadi candu walau tanpa marijuana. Hangatnya teh ini, seakan menjadi rasidu bagi dinginnya pagi.

Teguk demi teguk ku habiskan dengan kusyuk.
Candu yang membuat tubuh ini jernih berfikir dipagi hari.
Dan kumulai teringat pagi-pagi yang lalu dan selalu berlalu.

Teruntukmu pagi.
Kesegaran embun selalu melekat denganmu.
Tetaplah begitu.

Harum bunga bermekaran kala kau hadir.
Tetaplah begitu.

Kehangatan yang kau pancarkan kala pecahkan dinginnya malam.
Dan tetaplah seperti itu.

Tetaplah hadir untuk memberikan harapan bagi orang yang merindukan indahnya sang fajar.
Memberikan semangat, hidup, dan harapan.


Teruntukmu pagi.
Jika dan hanya jika pagi ini adalah pagi terakhirku.

Teruntukmu pagi.
Jika hanya akan ada gelap malam yang selalu menemani hariku..

Teruntukmu pagi.
Tetaplah berilah harapan bagi semua ciptaan-Nya, tetaplah memberi, janganlah pamrih, tetaplah menjadi dirimu.






Sudah hampir 3 bulan lamanya gak nulis sesuatu yang gak penting diblog ini, selama itu pula gw disibukan dengan project yang gak kelar-kelar. Berhubung projectnya mau kelar, entah berhasil atau tidak alangkah selownya gw kalau misalkan menulis satu dua tiga kata yang gak jelas lagi.
Entah apa yang mau gw tulis, belum terkonsep, pokoknya apa yang ada dikepala gw semuanya gw kelurin intinya mah gw mau curhat.


Pertama, kita mungkin tau kalau satu ditambah satu itu sama dengan dua. Tahu karena kita semua sudah belajar ketika waktu tk atau sd tentang matematika. keyakinan kita akan satu ditambah satu sama dengan dua itu gak salah, dan gak ada yang bisa menyalahkan karena udah jadi stigma di masyakarakat bahwa nilai itu benar. Aku pun sama mempercayai akan hal itu, ya itu udah pasti juga soalnya.

Kedua, manusia adalah mahluk yang paling sombong, kenapa gw bilang gitu. At least gw sendiri adalah manusia. Ya justru karena gw adalah manusia makanya gw bilang manusia adalah mahluk yang paling sombong. Kenapa ? ya udah jangan banyak tanya. Cukup lihat ke cermin, dan liat apa yang telah kita lakukan pada diri kita sendiri.

Ketiga, keterbatasan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia yang sombong menganggap dirinya adalah yang paling tahu justru akan menghancurkan dirinya sendiri. Gw pernah ngomong kan kalau satu tambah satu adalah dua ? ya benar, tapi tidak selamanya benar. Angka tersebut akan berbeda jika pemahaman kita tidak hanya tentang ilmu kepastian. Ilmu yang melimitkan sesuatu menjadi terbatas. Dua mungkin jawaban benar ketika semua hal menjadi terbatas, tapi alam ini bukanlah sebuah fenomena yang bisa dilihat oleh kasat mata saja.

Dan jawaban gw adalah satu ditambah satu bisa jadi bukan dua.


Muka pura-pura bahagia di ibu kota
Dan akhirnya omongan gw mulai ngelanur karena kelamaan hidup di ibu kota. Beberapa orang mungkin punya cita-cita ingin menjadi orang hebat di ibu kota. Punya rumah mewah, punya mobil dan lain-lain. Mungkin hanya gw gak mau tinggal di sini. Mereka ingin hidup di kota, sementara gw pengen tinggal di desa. Mereka ingin punya rumah mewah, mobil mewah dll, tapi yang gw pengen Cuma lab bawah tanah yang bisa buat ngeriset apapun yang bisa membantu orang di desa gw. Yah seenggaknya ilmu gw bermanfaat buat masyarakat.

Banyak ke goisan yan gw rasain ketika hidup di sini, ada kalanya ketika elu jalan di trotoar. Dan saat itu juga jalanan sedang macet. Kalau ada motor lewat di trotoar, elu yang bakalan disalahin, karena sudah menghalangi jalan motor yang melewati trotoal.

At the end, sumpaaah gw pengen balik ke Jogja. Kangen dah.



Percobaan pertama yang terbangnya rada gak jelas.


















Yang penting bisa terbang ke atas gak kebawah.
Kali ini mungkin gw gak nulis #oneshootonestorry, agak sedikit berbeda. kali ini gw menulis tentang kegelisahan hati gw aja. bukan kegalauan, tapi bisa dibilang kegalauan juga. 

Hari ini gw sadar, perbedaan antara manusia modern dan manusia purba adalah ketergantungan pada teknologi. Ketergantungan tersebut terlihat jelas di tahun 2016 ini, hm, coba deh kita lihat berapa lama waktu yang kalian habiskan dengan smartphone. Seakan menjadi bagian dari hidup, justu menjadi parasit. Parasite yang merusak system budaya sebagai manusia.
sumber : http://blog.openconnection.com/

Pada dasarnya manusia adalah mahluk yang mempunyai banyak anugrah. Mereka menggunakan hati mereka untuk menilai, mereka menolong sesama tanpa pamrih, mereka saling berkomunikasi menciptakan kehangatan. Mungkin defisini manusia yang tadi gw sebutin diatas adalah definisi manusia ere 20.an dimana belum adanya virus atau parasite smartphone. Jika pun ada smartphone, hanya sebatas alat komunikasi yang menghubungkan dua orang manusia yang terpisahkan oleh jarak.
Mungkin aneh, entah hanya gw saja yang merindukan manusia era 2000.an dimana elu bisa sepuasnya bermain di taman, elu bisa ngobrol tertawa dengan lepas, bisa saling adu jotos ketika bermain dengan temen-temen elu. Setidaknya manusia era itu adalah manusia yang memanusiakan manusia yang lain.

Kadar kemanusiaan manusia di era smartphone jumlahnya lebih banyak dari pada jumlah penduduk di bumi ini banyak yang terkikis, sebab oleh adanya kehadiran atau memang manusialah yang tidak bisa memanfaatkan smartphone tersebut dengan baik. Kalau mungkin kalian gak sependapat dengan paparan gw dibawah ini nanti, atau elu bisa bilang gw orang munafik yang gak bisa menghadapi kemajuan teknologi, atau mungkin elu bisa bilang gw orang yang bodoh karena gak mau maenan smartphone. It’s okeh.  Lol

Jadi, gw pikir manusia di era sekarang itu:
Pertama, suka dengan kesunyian. Kok bisa, okeh, ambil sample, pernah naik kereka, naik mobil umum, naik bis, atau naik apapun itu dimana elu bisa menemukan orang-orang yang melakukan perjalanan yang sama. Mereka lebih suka menggunakan headset mereka, dan menutup telinga mereka dengan itu. Apa yang mereka dengar ? alunan lagu yang membuat mereka berimaginasi bahwa ini adalah surga, ini adalah kenyamanan, ini adalah suatu tempat dimana gak ada seorangpun kecuali elu. Padahal, tepat didepan-samping-belakang ada manusia yang satu species dengan elu. Lantas kenapa gak tegur sapa, memang tidak saling kenal, lalu kenapa tidak coba berkenalan ? bukankah itu adalah kesempatan kita untuk saling mengenal satu sama lain. Jadi, headset itu adalah sebuah sebuah solusi ataukah sebuah alat untuk melarikan diri manusia satu species dengan elu.

Kedua, momen adalah sebuah kemunafikan. Seenggaknya itu sih yang gw pikirin. Smartphone membuat orang saling bertukar moment, saling membagikan dengan yang lain, seakan ini adalah kebahagian yang elu damba-dambakan. Kenapa gw bilang sebuah kemunafikan. Pertama, foto yang mengabadikan moment adalah sebuah proyeksi dari sebuah kejadian dalam satu detik. Lalu detik berikutnya apa yang akan elu lakuin. Jawaban gw adalah hanya duduk diam, melihat sebuah alat dengan lebar rata 4,5 inch. Gak lain dan gak bukan yang dilakuin adalah focus pada dunia yang tidak ada di depan mata kita. Melupakan dunia realita dan beralih ke dunia maya. Sebuah kemunafikan yang terorganisir sih menurut gw. Kok bisa, karena orang yang ada di foto tersebut mungkin akan melakukan hal yang sama. Jadi, apakah itu bukan kemunafikan yang terorganisir. Ah, sepertinya gw kelewatan menggunakan istilah. Bodo amat lah.

Ketiga, tidak memanusiakan manusia adalah hal yang biasa. Saling beradu mulut, saling memberikan pendapat, dan saling menghujat satu sama lain. Hmmm… mungkin bisa kita liat di fackbook, atau twutshit. Kadang orang yang biasa-biasa saja, akan menjadi garang ketika berbicara di dunia maya. Saling mengkafirkan, saling menistakan, ataupun saling memojokan. Hanya bisa tertawa lepas, atas kemenangan yang diterima ketika orang yang telah di tindas sudah kalah. Manusia mana yang tega melakukan kegiatan seperti itu dengan menusia yang lain. Yah mungkin hanya manusia yang tidak waras. Lupa kalau dirinya adalah manusia, yang punya berbagai macam pendapat.

Keempat, kebodohan yang dipeliharan akan menghasilkan kebodohan baru yang susah untuk dihilangkan. kebodohan ini adalah stigma di masyarakat smartphone, bahwa ada sebuah keharusan dan kemutlakan untuk harus ikut serta dalam koloni mereka. Hmm…. Bingung yah dengan kata-kata gw. Jadi gini simplenya, elu bakal dibilang kuno kalau gak punya facebook, atau elu dibilang kuno kalau elu gak punya smartphone. Padahal orang yang bilang seperti itu, menggunakan smartphone hanya untuk foto, fackbook, tuitshit, atau apalah itu. You know smart ? I think’s that is not smart.

Gw bukan orang yang menolak sebuah kemajuan, gw juga orang yang gak punya smartphone. Toh gw sendiri punya, yah walau gak banyak. Hanya saja, entah dari hati gw yang paling dalam, kita seakan terjebak dengan ke canggihan sebuah alat yang seharusnya membantu kita, justru kita hanya berkutat dalam kebohohan itu.

Sedikit gw bercerita bagaimana bahagianya gw ketika gw bilang hp gw ilang (padahal gw sengaja menyembungikan hp gw). Gw mau mencoba hidup beberapa minggu tanpa menggunakan smartphone. Apakah itu kuno apakah itu sebuah keharusan yang harus dilakukan, jika tidak melakukannya gw akan menjadi orang yang paling menyesal. Let’s see, sampai hari ke tiga ini. Gw merasa bahwa gw terbebas. You know what kan yang gw ulas diatas.

So,. Mari kita lihat. 
nb: Dokumentasi menyusul. 
Cirebon, Menjadi kota tujuan selanjutnya setelah kita para ranger telah selesai melaksanakan misi di Jakarta yang penuh dengan kepenatan. Eits… bukan para ranger yang turun di sini, tapi hanya gw saja. Ya karena gw pengen pulang dan ada urusan yang harus gw urus di sini.

Sampai di stasiun prujakan, gw pun pamitan dengan pra ranger yang sudah setengah sadar karena kelelahan. Beruntung gw bisa menjaga stamina dari stasiun pasar senen ke stasiun prujakan dan bisa gak tidur. Bisa berabe dah pokoknya kalo gw ketiduran. Kereta ini cepat, ya cepat juga deh berhentinya. Hanya berkisar 5 menit dan kereta ini sudah berangkat lagi. Kalo aja gw ngelinur gitu pasti udah bablas, karena gak ada pemberhentian lagi selain di statiun prujakan ini.

Turun dengan selamat gw melangkah melintasi gerbong demi gerbong. Ternyata gk Cuma gw yang turun di sini, ada banyak yang turun. Tapi bukan untuk tujuan Cirebon, kebanyakan mereka yang turun adalah orang yang gak kuat menahan nikotin. Mungkin bisa sakau kalau gak ngisep rokok. Sejak pemberlakuan dilarang merokok di dalam gerbong dan di antar gerbong, para perokok memang menjadi resah. Ketauan merokok di dalam kereta bisa kena sanksi. Sanksinya gak maen-maen, apalagi kalau di turunin secara paksa di stasiun berikutnya.

Lain halnya dengan para perokok pasif, merekalah yang paling bahagia karena sudah tidak terkontaminasi dengan nikotin secara tidak langsung. Ada benarnya juga sih adanya aturan seperti ini, karena didalam kereta sudah ber AC. Dengan alasan akan merusak AC maka diberlakukan aturan dilarang merokok. Terlihat logis, tapi ya gak masalah, toh gak ada yang protes.

Lanjut lagi kenapa gw harus turun di Cirebon dan gak lanjut ke Yogyakarta, adalah karena gw harus mengurus e-ktp yang sampai dengan sekarang gw belum buat. Bukan, gw bukan warga yang menentang adanya e-ktp, juga bukan warga yang tidak taat aturan, atau warga pemberontak. Simplenya karena masalah domisili, sebelumnya status gw adalah mahasiswa yang kuliah di luar kota, ciee. Dan pengurusan e-ktp itu kan harus di domisili asal. Jadi harus di Cirebon ngusrnya. Alhasil karena gw Cuma waktu libur yang hanya sebentar, jadi sampe sekarng gw gak bikin-bikin. So, itulah sejuta argument gw kenapa sampe sekarang gw belum bikin, dan ini juga alasan kenapa harus mampir ke Cirebon.

Baiklah sampailah pada hari dimana gw harus pergi ke desa mengurus surat pengantar untuk membuat e-ktp ini. Dalam ati, prosedur ini adalah prosedur yang paling ngebuat gw “enek” ngejalaninnya. Beberapa tahun sebelumnya ketika gw buat SCKC atau perpanjang KTP praktek KKN masih buanyak buanget di sini. Yah gak banyak sih, tapi rishi juga kan kalau dari rt ke rw ke desa ke kecamatan sampai ke polres ada uang rokoknya. Negri dimana sudah ada jaringan 4G tapi masih tetep ada praktek seperti jaman colonial belanda. oh shit dah, dalam hati, ketika gw sampai ke balai desa.

Dan sepertinya jaringan 4G sudah sampai di desa ini, terlihat tidak ada uang rokok lagi. Kaget aja liatnya, antara bahagia dan syok. Mungkin jaringan 4G udah mengubah mainset dari perangkat desanya. Dibalai desa ini gw hanya membuat surat pengantar dari desa doang sih, bahwa gw adalah warga sini dan mau buat e – ktp.

Sebelum gw dibuatin surat pengantar, gw diceramahin dulu nih sama bapak yang piket di depan ini. Ya dibilang aja ktp yang gw pegang itu udah gak berlaku, (you don’t say lah pokoknya). Tapi gw senyumin aja, dan ngeles dengan sebagus-bagusnya, bilang aja gak sempet buat. Kurang lebih 5 menit gw dengertin ceramahnya bapak-bapak ini. Tapi okeh lah taka pa, mungkin itu adalah wejangan buat gw yang gak pernah mampir ke balai desa, atau bantu bersih-bersih desa sebagai anggota karang taruna. Terima kasih banyak bapak-bapak piket.

Tujuan selanjutnya setelah gw membuat surat pengantar dari desa, selanjutnya adalah ke kecamatan. Di tempat ini gw akan di simpan data-datanya, sebut saja data sidik jadi, foto, retina, dan tanda tangan. Namanya juga e – ktp, jadi semuanya harus berbasis elektronik dan terimpan ke dalam database. Btw, yang belum tau konsep e-ktp gw ceritain deh dengan simple. Jadi pemerintah akan menyimpan data biometric seperti sidik jadi, retina, foto dan tanda tangan. Data tersebut disimpan secara terpusat, kemudian akan dibuatkan ktp yang berisikan data diri tersebut. Nah, sebagian orang yang sudah melakukan rakaman ada yang melakukannya dua kali, dengan alasan belum mendapatkan e-ktp. Nah akan terjadi masalah kalau misalkan ada data yang ganda. Karena penggandaan database akan mengacaukan system. Nah, enaknya e-ktp itu kalau bisa memisahkan batas territorial loh. Misal kita ada di wilayah b, tapi yang kita punya adalah ktp a. karena sistemnya sudah menggunakan database terpusat jadi kita hanya ke desa dan bilang kita ada di wilayah b. nanti pihak desa b akan mengakses database terpusat tersebut dan memindahkan lokasi orang tersebut yang tadinya di a sekarang pindah ke b. kok jadi beribet yah, yah begitulah e-ktp.

Balik ke pembuatan e –ktp di kecamatan, disini ternayat belum ada sinyal 4G, masih EDGE alias masih ada proses kkn. Jelas-jelas gw baca di aturan kalau proses pembuatan e-ktp itu gratis-tis-tis. Eh masih aja ada perangkat desa yang nakal yang mengumut uang administrasi. Gak Cuma sekali ini aja sih, sebelumnya gw juga pernah buat SKCK, hanya minta cap, cap, cap. Eh disuruh bayar administrasi, dan yang buat gw bingung kok administrasinya seikhlasnya, ikhlas dari hongkong.

Gw ditarikin uang pendaftaran, gak banyak seperti biasa. Hanya 15 ribu rupiah saja, hmmm, sekarang coba kita pelajari. Gw pernah baca koran kalau jumlah penduduk Indonesia yang sudah membuat e-ktp baru 22 jt penduduk. Menurut data demografi, jumlah total penduduk Indonesia itu sekirae 255 juta jiwa. Kita ambil saja sample bahwa penduduk di desa ini hanya 0,1%,  kira-kira ada ada 25 jt. Hmm… mungkin masih terlalu banyak. Bagaimana kalau 0,1% dari hasil tadi. Tapi sepertinya masih terlalu banyak. Okeh lah gw ambil aja kira-kira 100 orang. Jadi kalau 15k dikali 100 itu ada 1,5 jt rupiah. Hmmm…. Lumayan sih buat beli bakso.

Gw gak mempermasalahkan berapa banyak dari uang pendaftarannya, hanya saja moral dari bangsa ini dikemanakan. Bicara soal moral, menurt gw manusia yang paling gak bermoral adalah para koruptor. Yah sudah lah, mungkin lain kali gw bahas soal koruptor yang paling gw gak suka ini di chapter khusus.
Balik lagi deh ke pembuatan e-ktp. Proses pendaftaran sudah selesai dan, gw memutuskan untuk balik lagi ke rumah karena katanya nanti dapet panggilan siang agak kesore-sorean. Hmm…. Ini adalah kamus baru yang baru gw temuin. Istilah “siang agak kesore-sorean”, mungkin di kecamatan ini ada banyak istilah yang baru yang harus gw pelarain, yah contohnya saja ini. Dalam pikiran gw, waktu siang itu mempunyai rentan antara jam 9 lebih sampai jam 3 kurang. Yah seengaknya itu adalah siang. Terus kesore-sorean, sore itu kalau menurut gw itu antara jam 3 lebih sampai jam 5. Jadi jam berapakah “siang agak kesore-sorean ?”. Males mikir gw Tanya aja nenek gw, kebetulan gw ngurus administrasi kek gini ditemenin sama nenek gw. Ternyata jam 3, hooooo…… sepertinya ada banyak nama waktu yang gak gw ketahuin.

Sampai di rumah yang gw lakuin adalah tidur, mandi, cus lagi deh. Sampai di kecamatan pukul yang dituju, pukul siang kesore-sorean, dan apa yang gw dapet ? shit dah. Ternyata gak bisa hari ini, karena ada banyak antrian. Dan kecamatan harus tutup pukul 4. Dari sini gw dapat pelajaran lagi. “jangan percaya omongan orang, terutama yang jelas-jelas ngelakuin praktek kkn”.

Dan sini gw beruntung dateng ke kecamatan bareng nenek gw lagi. Bergitu bapak tadi bilang gak bisa hari ini, mulut nenek gw komat-kamit hamper setengah jam. Antara kesel karena gak bisa ngurus secepetnya proses pembuatan e-ktp sampai nahan ketawa ngeliat nenek gw ngerocos komat-kamit nyumpain bapak tadi. Yah sudah lah, untungnya gw udah ijin ke pak bos.

Esok harinya, pagi-pagi banget dah gw cus ke kecamatan. Mungkin kesalahan gw juga kemaren siang-siang dateng ke kecamatan, gw percaya bapak yang ada di pendaftaran tadi baik banget. Saking baiknya mungkin mendahulukan orang-orang yang membayar lebih mahal. Yah itu sih pikir gw. Tapi karena masih pagi, so gak ada yang didahulukan dan gak ada yang mau nyerobot.

Hipotesis gw ternyata bener, kantor masih kosong dan hanya ada beberapa orang saja yang sudah mengantri, kalo diitung hanya ada 3 orang yang sedang duduk mengantri. Ada ibu-ibu, ada bapak-bapak bertato (terlihat seperti preman, tapi baik ternyata).

Kejadian seru dateng ketika ada bapak-bapak berpakean dinas nyerobot masuk ke ruang pemotretan. Ibu-ibu dan nenek gw secara kompak ngomongin bapak-bapak tadi yang nyerobot. Tapa basa basi ibu-ibu ini dengan enaknya bilang kalau bapak tadi itu adalah orang pejabat yang nyerobot yang kalau gak diladein bisa-bisa kantor ini bisa di bongkar. Gw yakin seyakinnya kalau ibu ini ngomong dengan volume yang sangat tinggi. Dan apa yang bapak yang nyerobot tadi lakukan, eh dia keluar. Sepertinya ibu-ibu ini punya kekuatan magis yang bisa mengusir para setan yang ada dilingkungan dinas. Aplus daaah buat ibu-ibu.

***
nb: Gambar nyusul
#oneshootonestory gw kali ini akan banyak cerita tentang bagaimana indahnya sebuah perjalanan kalau bareng-bareng sama temen-temen. Bukan hanya ada temen ngobrol, tapi elu bisa ketawa dan geli atau jijik ngeliat temen elu lol. Tanggal 29-30 sudah dijadwalkan romongan kantor harus pergi ke JKT walaupun sebenernya adalah tempat yang gw hindarin. Sebagian orang mungkin pengen ke sana mengejar cita-citanya, tapi Yogyakrata adalah tempat yang terbaek, seenggaknya itu menurut gw. Banyak deh pokoknya alasan kenapa gw gak mau ke sana. Mendingan gw keluar pulau dari pada harus ke situ. Tapi untungnya kali ini gw dan ranger yang lain hanya dua hari ke sini. Itu pun wajib acara kantor, yah Cuma seminar sih padahal. Tapi sepertinya bagus, jadi okeh deh. Pikir gw, gw juga bisa balik ke Cirebon kalau misalnya pulangnya naik kereta.

Dah itu muka dimahnya, sekarang di #oneshootonestory gw kali ini, akan gw bahas masalah transportasi yang mengantarkan kami, para ranger ke jkt. Tidak lain dan tidak bukan adalah KERATA API.

Kereta api, dalam bahasa belanda namanya sepur. Itulah kenapa orang jaman dulu manggilnya sepur bukan kereta api. Apalah arti sebuah nama sih, tapi yang jelas kereta api ini sudah bukan rahasia kalau menjadi moda transportasi yang bisa di banggakan. Bagaimana kerennya ini kereta, bukan karena cepatnya tapi karena perubahan system nya. Pertama kali gw naik kereta dari Cirebon ke Jakarta, kereta api yang gw tumpangin itu seperti metromini. Penuh, sesak, dan gak dapat tempat duduk. Udah begitu banyak pedagang asongan yang berlalu-lalang menjajakan jajanannya. Wow sekali dah pada jaman itu. Kalau tidak salah itu masih tahun 2011, dan kereta yang gw naikin itu namanya cirex, ke JKT dari Cirebon hanya 15k. kalau sekarang ? hebat deh pokoknya. Karena sudah banyak orang yang membahasnya, jadi gw gak usah bahas bagaimana hebatnya kereta api sekarang yah(alesan).Kenapa perjalanan dengan temen itu bisa asik, mungkin jawabannya disini.

Pertama, elu bisa lihat bagaimana lucunya ngeliat mereka tidur. sebuah pertanyaan besar sampai sekarang belum terjawab. Kok bisah yah orang-orang bisa tidur dikereta dengan kondisi kursi yang punya sudut 90 derajat. Tapi, para ranger sudah menjawab pertanyaan gw itu, dengan mempraktekan nya secara langsung. Kereta ekonomi punya kursi yang mempunyai sudut 90 derajat, artinya tegak lurus. Sedangkan tulang punggug kita saja gak lurus-lurus amat. Bagaimana cara mengatur posisi tulang punggung kalau sudut dari kursi kek begitu ?

Salah satu ranger pink yang gw telaah telah memperlihatkan kehebatannya dalam tidur di tempat yang extream seperti ini. Ternyata ia bisa tidur dengan posisi jauh lebih extream. Tanpa bersender di kursi, badanya kegak bak kursi yang sedang di duduki, namuan badannya tidak menyender ? wow banget dah ini cewe. Tapi biarpun punya posisi duduk yang extream, tapi matanya tetep merem kok. Gw bisa mlongo aja kalau posisi duduknya udah tegak dan ditambah mata yang mblotot tapi itu lagi tidur. Kan bisa masuk rekor dunia.

Selain posisi tidur, adalagi yang membuat gw merasa heran. Kenapa orang-orang di dalam kereta memakai masker. Padahal gak ada debu. Pertanyaan itu gw tanyaain dulu pas tahun 2013. Ketika gw naik kereta pas jaman masih kuliah. Perjalanan ke JKT memang kita memakai masker, tapi pas pulang kita gak sempet beli masker. So, betapa lucunya melihat mereka tidur tanpa memakai masker. masker punya fungsi ganda selain untuk mencegah debu-debu masuk ke hidung. Masker membantu para pengguna agar tidak terlihat mulutnya ketika tidur. Pak masker melindungi mulut dengan sangat baik. Lucu deh kalo liat orang-orang tidur gak pake masker. mulutnya gak dijaga, lol. Mungkin nyamuk-lalat-tomchat, bisa masuk ke mulut mereka. Sebagian power ranger kecuali gw memperaktekannya.

Soal posisi, gw juga ingat. Gak Cuma cewe yang butuh sandaran pundak untuk tidur di kereta. Sejatinya cowo pun butuh, biar tidurnya tetep terjaga. Sama halnya dengan para cowo yang ada di kursi sebelah gw. Seenggaknya rasisme dari gender dihilangkan kali yah selama perjalanan. Gak hanya cewe yang butuh kehangatan kalau kedinginan dibawah ac, cowo pun sama akan ngerasa kedinginan kalo AC dikereta suhunya sampe minus (mungkin AC nya bocor).

Ada yang menarik juga dari kereta, mungkin ini cuama ada di kereta ini, eh tapi dikereta yang lainnya pun mungkin ada. Tadi gw udah bahas kan bagaimana kereta ini hebat, karena gak boleh ada yang boleh naik kereta kalau gak ada tiket, alhasil pasti ada satu tempat duduk buat satu orang. Lucu kan kalau ada yang naik kereta tapi gak dapet tempat duduk. Karena orang-orang udah dapet tempat duduk semua, jadi pasti jalan di tengah itu, tempat orang berlalu lalang pasti kosong. Nah bagaimana dengan foto yang ini.
*(gambar nyusul)*
Jadi begini, gw jelasin deh isi fotonya. Ada anak-anak memakai bantal, bantal-bantal disusun di tengah jalan, ada bapak-bapak yang sepertinya bapaknya anak-anak, dan gak keliatan sih ada ibu duduk selonjoran di kursi yang sepertinya kosong. Oh iya ada juga petugas yang lagi ngasih kembalian uang dari meminjam bantal. Ada berapa hal coba yang menarik ? yah kalo dari gw sih Cuma sedikit, tapi kalau kalian punya pandangan sendiri sih yah terserah lol.

Pertama, yang menarik adalah, anak-anak mengalah demi seorang ibu yang pengen tidur di kereta.
Kedua, sosok ayah yang selalu bisa diandalkan menjaga anak-anaknya ketika sang istri mengantuk dalam perjalanan.

Ketiga, para petugas pun punya hati, mereka membiarkan anak-anak tidur dengan wajar di lantai yang sudah dilapisi dengan bantal, tidur yang gak wajar itu di kursi yang punya kemiringan 90 drajat.
Keempat, biasanya para pendekar tidur itu banyak gw liat tidur di kolong kursi. Ini malah dijalan, lol. Pasti seru kalo gak sengaja keinjek pas ada yang mau ke wc atau turun.
#oneshootonestory kali ini keknya udah deh. Intinya, perjalanan ini gak akan asik lah tanpa elu-elu bro. Tapi gw pun menikmati kesendirian dalam perjalanan, sunyi tapi penuh kehikmatan membaca, melihat sekeliling.

***
Hari yang panjang telah gw lewatin di sini, di Jakarta di PP. Tempat yang lebih angker dari pada kuburan, dimana orang-orang bisa menghabiskan lebih dari 10 juta dalam satu jam. Dua hari udah gw lewatin disini, akhirnya gw bisa pulag bersama rombongan ranger dari pasar senen menuju Yogyakarta.

Pasar senen bukan tempat asing buat gw, ya bisa dibilang tempat ini adalah kali kedua gw pulang dari sini. Tahun 2015 gw pernah ikut acara hackaton (acara yang elu bisa makan gratis sepuasnya selama dua hari dan tidur geratis dengan fasilitas kamar ber ac). Dan tahun ini gw mengikuti serangkaian acara yang sama, namun sebagai panitia.

Dan sekarang gw sudah pulang, mungkin nanti gw post tentang cerita bagaimana kerennya ini acara. Tapi sekarang gw mau nulis tentang orang yang keren yang duduk di depan gw. Bukan tanpa alasan kenapa gw buat tulisan ini, pertama karena pasukan pawer ranger udah pada tepat. Kedua gw gak boleh tidur karena gw mesti turun di Cirebon. Ketiga karena gak ada lagi yang diajak ngobrol. Cerita dibawah ini isinya tentang curhatan orang yang lagi mencari sebuah jawaban atas do’a yang ia panjatkan kepada sang penciptanya. Iya apalagi kalo bukan curhat masalah jodoh. Sebut saja ms. K, lahir 92 yang mencari cinta sejati yang penuh misteri.

Pertama, menurut gw perawakan ms. K itu tergolong apadanya tapi apik. Berpenampilan simple tapi pas, gak lebih dan gak kurang. Gak pernah make make up, yah karena selalu tampil apa adanya mungkin, dan selalu kepo dan peka dengan lingkungan. Mungkin kalo jadi tempat ngobrol, dia itu ibarat twitter, bisa dicurhain apa aja (sepertinya sih). cantik ? pasti cantic, baik ? pastinya. Ternyata semua yang menurut gw ms. K ini adalah cewe ideal tapi kok JOMBLO. You know apa itu Jomblo ? menurut kamus KKBI, jomblo adalah sebuah kenistaan yang harus dihadapi oleh seorang manusia karena belum menemukan pasangan hidupnya dan itu membuat ia selalu bertanya-tanya pada penciptanya – dimanakah dia, jodohku. Nah jadi, penasan kan gw, akhirnya gw ngulik-ngulik apa sih dan kenapa kok bisa, lol.

Kedua, kalau ada cerita dari ms. K yang sama itu Cuma kebetulan semata, dan tidak ada rekayasa. Kemudian bila ada cerita dari ms. K yang mengispirasi kisah asmara anda, artinya anda adalah manusia yang paling beruntung. Dan jangan samakan kisah hidup setiap manusia, karena setiap manusia punya alur ceritanya masing-masing.

Seperti biasa, gw memulai proses introgasi peng kepo an dengan jurus basa-basi yang gak penting. Gw ajak si ms. K masuk kea lam bawah sadarnya, di sini gw bukan menghipnotis yah, tapi hanya membuat si ms. K ini mau menceritakan apa yang dia ada di pikirannya tanpa beban. Tahap pertama gw ceritain asmara gw yang membuat ms. K merasa iba. Tak lupa gw masukin bumbu-bumbu (micin, royko, garam, gula, kayu manis, dll) biar terdengar real dan gak dibuat-buat (aslinya mah gak ada). Gw pikir dengan gw cerita seperti itu, ms. K mau cerita dengan seplong-plongnya. Hipotesis gw ini gak berasal, itu semua ilmu yang gw dapet dari nonton anime.

Pertanyaan pertama: Bicara soal tipe, apa sih tip ems. K ?
Tipenya yang jelas gak mau yang satu pekerjaan, alesannya simple, gak mau tiap hari ngomongin pekerjaan, masak iya di rumah ngomongin masalah rumus-rumus regresi, aljabar atau hokum kirchoff. Dan ternyata ms. K ini lebih suka dengan tantangan, makanya ternyata tipenya ini adalah sosok yang misterius yang baru kenal dan tiba-tiba ngobrol.

Pertanyaan kedua: sama, mr. h yang digosipin itu bener ?
Enggak yooh, aku itu kalo udah jadi bro, itu susah buat jadi pacar.
Pertanyaan ketiga: kemaren jalan sama yang baru berati ?
Iya, aku dapet sosok misterius yang dikenalin sama temen sma aku.

Pertanyaan keempat: yakin sama yang ini ?
insyaAllah.  

Pertanyaan kelima: nah kan sama sosok misterius ini kan lagi pdkt, nanti kalau tiba-tiba jadi deket terus jadi bro bagaimana ?
Hmm… ya gak tau. Embuh

Pertanyaan keenam: udah nanya, kapan dia mau maen ke rumah ?
Beluuuum…. Gak berani.

Pertanyaan ketujuh: kapan target nikah ?
Kira-kira 2018.

Pertanyaan ketujuh: Liat mbak foto mas mistriusnya ?
Ini….
****
Nah segitu yah curhatnya, sekarang bagian paling serunya. Bagian pembahasan, karena tadi udah liat bagian isinya. So mari saya bahas dan kupas jawaban dari ms. K ini.

Pertama mari kita bahas yang masalah tipe. Oh ternyata ms. K ini punya tipe yang unix. Selain karakternya yang tadi udah gw jelasin, yang perlu digaris bawahi lagi ms. K ini punya aliran music cadas. Dan salah satu hasil psikiater yang pernah dia lakuin itu ms. K tergolong psikopat. Apa semua ini ada hubungannya ? apa teori dot dari steve jobs, bahwa setiap titik yang pernah kita buat itu pasti selalu berhubungan dengan titik-titik yang lain. Apakah sosok baik, pasikopat, dan suka music cadas itu punya selera jodoh yang misterius. Yah seperinya dalam kasusnya ms. K ini jawabannya adalah iya. Coba dibayangin, ms. K lebih memilih sosok yang tidak dikenal tatap muka, kenalan, suka, lalu nikah. Wow bangets dah. Karena menurut gw, sebagian cewe itu cenderung selektif memilih jodohnya, tentang latar belakang, kepribadian, bagaimana bersikap, tutur kata. Hmmm…. Bahkan gw aja gak bisa menilai temen deket gw yang aslinya kaya bagaimana, apalagi sosok yang baru kenal. Emang keren dah.

Kedua, kalau udah “bro” udah gak bisa jadi “yang”. Ini menarik, bener-bener menarik. Buat elu yang lagi pdkt sama cewe. Ada lampu kuning nih dari ms. K, kalau elu terlalu baik sama orang yang elu targetin. Jangan sampe deh elu jadi bro. bisa berabe nanti. Tapi, ini juga jadi boomerang sih buat ms. K . okeh deh dia lagi ngejalanin sama sosok misterous. Entah kenapa karena sosok misterus ini terlalu bersemangat (jangan sampai sih). tiba-tiba jadi “bro”. serba salah kan kalau jadi sosok misterius nya ? step untuk jadi bagian dari hati seseorang itu kan harus melalui tahap mengenal lebih jauh. Nah kalau misalkan step itu dilalui, kebanyakan orang malah jadi bro. kecuali sih, kalau misalkan ms. K ini mau dijodohkan dengan orang asing. Nah kalau ini baru pas antara keinginan dan realita.

Ketiga, jalan dengan sosok misterius. Lol, hati-hati….. salah langkah kemakan omongan sendiri nanti. Lol

Sebenernya gw sendiri gak ngerti, kenapa kalau misalkan udah bro, susah untuk jadi “yang”. Malah menurut gw akan jauh lebih mudah. Kalau gw, masa bodoh kalau misalkan udah bro, tapi entah kenapa tiba-tiba suka. Ya udah gw embat aja si bro itu. Lol.

Dan ketika gw liat sosok misterius itu. Gw bisa ambil kesimpulan.

Cocok mbak. Memang misterius. Lol. 
Minggu malem, adalah malam yang sangat membetekan buat sebagian orang. Bisa karena weekend yang sudah selesai atau karena besok harus menjalani aktivitas yang seperti biasa. Tapi, gak buat elu yang selo (misalnya saja mahasiswa tingkat akhir), yah walaupun gw bukan mahasiswa tingkat akhir, tapi tergolong gw orang yang selow kalau masalah jadwal. Yah sebagian orang memang ada yang selalu sibuk dengan segudang agenda dan acara yang sudah tersusun rapih, sebagian besar lagi(gw) adalah orang yang tidak ada agenda dan tidak menjadikan acara sebagai agendanya (maksudnya orang selow yang gak sok sibuk). Tapi bicara soal kesibukan, bisa aja sih orang yang selow punya kesibukan, karena orang selow itu bukan karena mereka gak punya kegiatan, melainkan karena mereka lebih memilih meprioritaskan acara yang penting saja.
So, malem ini adalah minggu malem. Apa yang orang selow lakukan untuk mengisi kesibukan mereka ? banyak, tapi karena ini minggu malem gw jadi gw make rumus gw. Elu ajak – gw ngikut, itu aja sih simplenya rumus dari malam ke malam orang selow. Asik kan ? gak usah buat jadwal dan gak usah repot menata janji. So, karena minggu malem ini gw diajakin si sofi (temen) untuk nemenin dia ke FKY jadi malem ini adalah malem ke-FKY-an kita ber-6 (orang selow).
Buat yang gak tau apa itu FKY, gw jelasin deh. FKY itu adalah sebuah malam festival kesenian di Yogyakarta yang setiap taun diadakan rutin. Yang buat gw kagum dengan acara ini adalah bagaimana acara ini disusun dari A ke Z, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Pokoknya kalau elu maen ke jogja dan elu pas lagi ada event FKY, saran gw mending elu buruan ke sana. Coz, cuama hanya satu minggu dalam setaun. Selama ini gw kuliah di jogja,gw udah datang ke 5 eventnya. Mulai dari maba hingga sekarang udah lulus. Yah ini sih bukti kalau FKY itu bukan acara ecek-ecek yang asal buat da nasal undang bintang tamu.
Hmmm, mulai tertarik ke FKY, okeh deh karena gw waktu itu bawa hp dan gw mutusin untuk buat OneShootOneStory makanya gw fotoin dan tulis di sini. Kan gak asik kalau Cuma nulis panjang lebar gak jelas dan gak ada dokumentasinya, hmmm….. yah kalau orang IT bilang mah, No Pitch Hoax. So, agar gak jenuh dengan tulisan, mending ditambah dengan Foto.

Nah, diatas adalah tulisan Pasar Seni, kenapa namanya pasar seni, bukan barang seni atau tempat seni ? mungkin karena sebagian barang yang dipamerkan itu dijual. Toh pasar itu tempat penjual dan pembeli saling bertemu dan melakukan transaksi. Ada banyak barang seni yang dijajakan di sini, ada makanan ber seni juga kok lol.
Dokumentasi gw, wayang kulit

Dokumentasi gw, wayang kulit
Barang seni ? kalau menurut Wikipedia seni itu indah. Sayangnya gak semua orang punya konsep “indah” yang sama. Makanya sewaktu gw kesini, gak semua orang yang interest sama barang-barang yang mepunyai nilai seni. Bisa saja gw dan ke lima temen gw punya pandangan yang berbeda soal keindahan dalam setiap barang yang di pajang.

Bicara soal pasar juga, FKY ini isinya bukan hanya pasar seni kok. Ada pentas seni juga, yang ditampilkan dengan apik. Dari apa yang gw liat sih, ada beberapa panggung yang punya konsep khas, misalnya saja panggung utama, itu isinya pentas dari bintang tamu udangan. Ada juga panggung senyap, isinya penampilan music tapi memakai headphone, jadi hanya orang yang memakai headpone saja yang bisa mendengarkan. Terdengar aneh, tapi apik banget deh kalau dilihat.
            Nah, kalau yang diatas ini adalah lapak salah satu pesarta FKY. Bisa dilihat kan apa isinya ? yah itu adalah wayang kulit yang terbuat dari kulit ayam asli (kulit lembu maksudnya). Nah, karena tadi judulnya pasar seni, maka barang seperti ini tidak hanya dipajang, tapi di jual. Coba tebak berapa harga dari sebuah wayang kulit ini ? udah nyerah aja, pasti gak kebayang kan harganya ? yah gw tau kok elu gak ngerti soal seni kaya ginian. Jadi harga satu buah wayang kulit itu rata-rata dijual sekitar 700 rebuan. Wow sekali yah harganya, pastinya bisa buat beli sate kambing seratus tuluk dan masih kembali banyak.           
            Nah, liat sendiri kan ? ada banyak wayang kulit yang di jual. Gw piker harganya sekitar 100 ribu-an, ternyata jauh dari perkiraan gw. Yah maklum aja, gw agak kurang paham barang seni. Yang gw tau Cuma seni itu indah, itupun dari Wikipedia dan penulisya gw sendiri lol.
Dokumentasi gw, panggung utama

Pasar Seni

            Selain barang seni, penampilan yang katanya berseni, ada juga penampilan yang unik. Kalau orang jogja pasti gak asing dengan yang namanya petter lenon. Kok namanya seperti personel the beatles, yup memang petter lenon itu pecahan dari grup band itu tapi versi kw 3. Pengamen yang mirip banget sama jhon lenon ini manggung loh di FKY. Menurut gw, ini adalah hal yang bagus, kenapa ? karena mereka diberikan tempat yang tepat utnuk menyalurkan hobby dan bakat mereka, diluat sisi mereka yang kesehariannya memang pengamen yah. Tapi kalau itu memang bagus ya gw acungin jempol. Gw coba melihat ke luar negeri, gw pernah liat di youtube (sumber klasik kalau dah saklek), ada pengemen gitu di jalanan, tapi sepertinya tempatnya memang disediakan khusus untuk pengamen. Dan gak sembarang pengamen yang asal maen music loh. Kalau gak keren cara maennya satu hal yang ditonjolkan itu adalah keunikan dari penampilannya. Coba, banyak event seperti FKY yang memberikan wadah creative kepada orang yang seperti itu.

            Minggu malem kali emang sesuatu banget buat gw, bukan hanya gw bisa melihat indahnya seni yang kata orang hanya bisa diliat sama orang yang punya selera seni, tapi malem ini gw bisa meluruskan otot syaraf otak gw. Seperti nya ini adalah hari yang paling terproduktive gw di minggu ini, memang terlihat aneh, tapi karena aktivitas keseharian gw gak pernah jauh dari layar leptop. Jadi ada istilah apakah hari terproduktive gw ? yah gw bisa jawab hari dimana gw lepas dari leptop dan buku.
            Dari lima kali gw mengikuti acara tahunan ini, sepetinya ini adalah event yang paling rame, dimana FKY kali ini punya tempat dan konsep yang berbeda dari tahun pertama kali gw liat, yang gw bisa koreksi dari event pertama adalah keren tapi sempit, heboh tapi ga bisa luar biasa. Kendala yang gw liat dari event pertama sampe ketiga yang liat adalah masalah tempat. Entah kenapa tempat FKY ini gak bisa mewadahi antusiasme dari seluruh pengunjung yang datang. Bisa dikatakan bahwa animo dari warga yang mayoritas adalah mahasiswa tingkat awal hingga akhir pasti dating kalau ada event yang instagrameble atau updateable. Mereka itu mencari suasana baru atau foto baru hanya untuk bisa menghiasi soksia media mereka. Jadi dari awal sampe akhir acara mereka hanya disibukan dengan jeprat-jepret sana dan sini tapi mereka pasti dateng dan gak sedikit. Makanya kenapa FKY (menurut gw) selalu ramai. The teori of Soksial media, Robi Hidayat.

            Dan dua tahun terakhir ini sepertinya panitia punya konsep yang lebih WOW, dari tahun kemaren. Gw yakin mereka selaku panitia pasti gambling, dimana tempat yang mereka gagas ini adalah tempat yang sepi dan jarang banget dipake event. Keunggulan tempat yang terakhir ini menurut gw adalah tempat yang luas. Jauh lebih luas dari tahun-tahun sebelumnya. Kekurangannya ya hanya satu, ini tempat baru, belum pernah ada event sebelumnya yang ngadain acara di sini dan sampai ramai. So gw acungin jempol deh.  

Diberdayakan oleh Blogger.